How Can Company Receivables Be Collected Legally?

Untuk menagih piutang secara legal dan efektif, perusahaan dapat melakukan penagihan persuasif melalui surat dan telepon, melakukan negosiasi, dan menggunakan jasa penagih profesional. Jika tidak berhasil, opsi lebih lanjut meliputi penagihan melalui mediasi, pengajuan gugatan perdata (termasuk gugatan sederhana atau kepailitan), atau menjual piutang tersebut kepada pihak ketiga.
Strategi Penagihan Persuasif


1. Surat Peringatan:
Kirimkan surat peringatan kepada pelanggan yang memiliki piutang jatuh tempo. Pastikan nadanya jelas dan tegas, tetapi tetap profesional.


2. Telepon:
Lakukan panggilan telepon langsung kepada pelanggan untuk menanyakan status pembayaran dan meminta pembayaran segera.


3. Kunjungan Personal:
Jika surat dan telepon tidak efektif, lakukan kunjungan langsung ke pelanggan untuk menagih piutang.


Penagihan Melalui Pihak Ketiga


1. Jasa Penagihan Profesional:
Gunakan layanan penagihan profesional yang memiliki keahlian dan strategi khusus untuk menagih piutang yang macet.


2. Penjualan Piutang:
Jual piutang kepada pihak ketiga (seperti perusahaan factoring) yang akan melakukan penagihan dengan risiko ditanggung oleh mereka.


Penagihan Melalui Ranah Hukum


1. Mediasi:
Coba cari solusi melalui mediasi dengan pelanggan untuk menemukan kesepakatan yang saling menguntungkan sebelum mengambil tindakan hukum.


2. Gugatan Perdata:
Ajukan gugatan perdata, yang bisa berupa gugatan sederhana untuk piutang kecil atau gugatan ke pengadilan yang lebih tinggi untuk kasus yang lebih besar.


3. Kepailitan:
Dalam kasus tertentu, perusahaan dapat mengajukan permohonan kepailitan terhadap debitur untuk memastikan pembayaran piutang.


Pencegahan dan Pengelolaan Piutang


1. Kebijakan Kredit yang Ketat:
Terapkan kebijakan kredit yang selektif dan lakukan penyaringan calon pelanggan secara hati-hati untuk meminimalkan risiko gagal bayar.


2. Laporan Piutang:
Lakukan pemantauan piutang secara rutin dan buat laporan penuaan piutang (aging report) untuk mengidentifikasi piutang yang mendekati jatuh tempo atau sudah macet.


3. Insentif Pembayaran:
Berikan insentif untuk pembayaran lebih awal, seperti diskon atau potongan harga, untuk mendorong pelanggan membayar tepat waktu.

Scroll to Top